NOSQL adalah istilah untuk menyatakan berbagai hal yang
didalamnya termasuk database sederhana yang berisikan key danvalue seperti
Memcache, ataupun yang lebih canggih yaitu non-database relational seperti
MongoDB, Cassandra, CouchDB, dan yang lainnya.
Wikipedia menyatakan NoSQL adalah sistem menejemen database
yang berbeda dari sistem menejemen database relasional yang klasik dalam
beberapa hal. NoSQL mungkin tidak membutuhkan skema table dan umumnya
menghindari operasi join dan berkembang secara horisontal. Akademisi menyebut
database seperti ini sebagai structured storage, istilah yang didalamnya
mencakup sistem menejemen database relasional.
Database relasional sudah ada semenjak tahun 70-an sehingga
teknologi mereka sudah sangat matang. Secara umum mereka mendukung operasi
transaksi, yang mengijinkan kita merubah sebagian data, melakukan kontrol
terhadap operasi database, support terhadap constraint seperti unique, primary
key, foreign key dan check. Mereka juga memiliki bahasa SQL atau Simplified
Query Language untuk mengakses data, merubah data seperti operasi insert,
update dan delete.
Walaupun SQL dalam arti sesungguhnya adalah simple atau
sederhana, dan developer selama bertahun tahun menggunakannya, tetapi mereka
merasa kurang puas bahkan cenderung tidak menyukainya. Alasan lainnya, RDBMS
atau Relational Database Management System tidak dapat berkembang horisontal
secara baik. Seringnya kita mendapatkan database yang berkembang tetapi secara
read-only melalui kemampuan replikasi database dan untuk mendapatkan database
yang berkembang horisontal secara read-write itu sangat sulit. Oracle saja
sampai perlu membangun ORACLE RAC atau Real Application Cluster, yang menemui
banyak tantangan untuk melakukan sinkronisasi data di internal cache melalui
inter-koneksi khusus. Faktanya, perubahan data yang terjadi itu memerlukan
waktu untuk mengirimkannya ke berbagai sistem. Selama data tersebut belum
terkirimkan, kita memakai data yang tidak valid atau stale data/delta data.
Adanya database NoSQL seperti MongoDB yang mencoba untuk
menyelesaikan permasalahan ini. Disini, Data tidak ditulis/dibaca dari database
dengan menggunakan bahasa SQL, tetapi menggunakan metode object-oriented yang
lebih disukai oleh developers. Kelebihan lainnya adalah adanya dukungan adanya
banyaknya tipe index yang berbeda beda untuk lookupsterhadap data tertentu.
Mereka juga memiliki kemampuan clustering secara default.
Setelah sekian lama muncul, database NoSQL tidak serta merta
memiliki banyak penggemar. Untuk pastinya, banyak perusahaan besar yang
menggunakan NoSQL database, tetapi secara umum mereka menggunakannya untuk
kebutuhan kebutuhan yang spesial. Mereka perlu melihat apakah database ini bisa
berkembang dengan kapasitas data yang sangat besar dan banyak dipergunakan di
berbagai applikasi, jika tidak, mereka tidak melihat alasan untuk berpindah.
Nareswara
Nareswara
Tidak ada komentar:
Posting Komentar